-MENGENAL NAMA NAMA BULAN-
- Januari يَنَايِرُ = كَانُوْنُ الثَانِيْ
- Februari فِبْرَايِرْ = شُبَاطٌ
- Maret مَارِسْ = أَذَرُ
- April اِبْريْلُ = نَسْيَانٌ
- Mei مَايُوْ = اَيَّارٌ
- Juni يُوْنِيُوْ = حَزِيْرَانٌ
- Juli يُوْلِيُوْ = تَمُّوْزٌ
- Agustus أَغُسْطُسْ = أَب
- September سِبْتَمْبَرْ = أَيْلُوْلُ
- Oktober أُكْتُوْبَرْ = تِشْرِيْنُ الْأَوَّلُ
- November نُوْفَمْبَرْ = تِشْرِيْنَ الثَانِيْ
- Desember دِيْسِمْبَرْ = كَانُوْنُ الأَوَّلُ
–BAGIAN TUBUH MANUSIA–
(أَعْضَاءُ جِسْمِ الإنْسَانِ)
- Kepala رَأْسٌ
- Rambut شَعْرٌ
- Mata عَيْنٌ
- Telinga أُذُنٌ
- Hidung أَنْفٌ
- Wajah وَجْهٌ
- Pipi وَجْنَةٌ / خَدٌّ
- mulut فَمٌ
- Alis حَاجِبٌ
- Kelopak mata جُفْنٌ
- Bulu mata رَمْشٌ
- Leher عُنُقٌ
- Gigi سِنٌّ
- Kening جَبْهَة
- Bibir شَفَةٌ
- Rahang فَكٌّ
- Dagu ذِقْنٌ
- Otak مُخٌّ
- Akal عَقْلٌ
- Tengkorak جَمْجَمَةٌ
- Tulang عَظْمٌ
- Daging لَحْمٌ
- Dada صَدْرٌ
- Hati قَلْبٌ
- Paru-paru رِئَةٌ
- Limpa كَبِدٌ
- Perut بَطْنٌ
- Lambung مَعدَةٌ / جَنْبٌ
- Usus مَعْيٌ ج أَمْعَاءٌ
- Darah دَمٌ
- Lengan ذِرَاعٌ
- Tangan يَدٌ
- Jari إصْبَعٌ ج أَصَابِعُ
- Jari kaki أَصَابِعُ الْقَدَمِ
- Ibu jari الإبْهَامُ
- Telunjuk السَّبَابَةُ
- Jari manis الْبِنْصَرُ
- Jari tengah الْوُسْطَى
- Kelingking الْخنْصَرُ
- Lutut رُكْبَةٌ
- Paha فَخِذٌ
- Kaki قَدَمٌ / رِجْلٌ
- Kuku ظُفْرٌ
- Tumit عَقِب
- Mata kaki كَعْبٌ
Di antara mufradat (kosakata) Arab yang berkaitan dengan laporan adalah:
Laporan statistik /taqriiru ihshaa’i/ تقرير إحصائي
Laporan intelijen /taqriru istikhbaaraat/ تقرير استخبارات
Laporan ekonomi /taqriiruqtishaadi/ تقرير اقتصادي
Laporan spionase (mata-mata) /taqriirul jaasuus/ تقرير الجاسوس
Laporan keadaan cuaca /taqriirul khaalatil jawiyyah/ تقرير الحالة الجوية
Laporan resmi /taqriirun rasmi/ تقرير رسمي
Laporan tahunan /taqriirun sanawi/ تقرير سنوي
Laporan polisi /taqriirusy syurthah/ تقرير الشرطة
Laporan bulanan /taqriirun syahri/ تقرير شهري
Laporan panitia /taqriirul lajnah/ تقرير اللجنة
Laporan keuangan /taqriirun maali/ تقرير مالي
Penentuan nasib sendiri /taqriirul mashiir/ تقرير المصير
Laporan kesuksesan /taqriiru najaah/ تقرير نجاح
Laporan akhir /taqriirun nihaa`i/ تقرير نهائي
Pengajuan laporan /taqdiimut taqriir/ تقديم التقرير
Konsep laporan /muswaddatut taqriir/ مسودة التقرير
Ikhwah fillah berikut ini daftar kosakata (mufrodat) dari fi’il, semoga bermanfaat…
حَسُنَ (Baik)
بَعُدَ (Jauh)
قَرُبَ (Dekat)
جَمُلَ (Bagus)
شَرُفَ (Mulia)
جَهَدَ (Bersungguh2)
قَتَلَ (Membunuh)
أَخَذَ (Mengambil)
تَلاَ (Membaca)
سَكَتَ (Diam)
زَارَ (Mengunjungi)
فَرَقَ (Memisahkan)
جَمَعَ (Mengumpulkan)
نَصَرَ (Menolong)
حَمَلَ (Membawa)
ذَكَرَ (Mengingat)
قَامَ (Berdiri)
قَعَدَ (Duduk)
كَبُرَ (Besar)
حَفِظَ (Menjaga)
رَأَى (Melihat)
طَلَبَ (Mencari)
مَضَى (Berlalu)
شَرَكَ (Berserikat)
سَمِعَ (Mendengar)
رَجَعَ (Kembali)
فَتَحَ (Membuka)
رَكَعَ (Ruku)
حَرِصَ (Semangat)
كَرُمَ (Mulia)
كَمُلَ (Sempurna)
رَزَقَ (Rizki)
سَبَقَ (Mendahului)
نَجَحَ (Lulus)
رَبَحَ (Beruntung)
عَبَدَ (Ibadah)
غَفَرَ (Mengampuni)
شَرَحَ (Melapangkan)
فَهِمَ (Paham)
بَدَأَ (Mulai)
صَبَرَ (Sabar)
غَلَبَ (Menang)
دَرَسَ (Belajar)
كَسَرَ (Memecahkan)
مَنَعَ (Mencegah)
طَبَعَ (Mencetak)
صَلُحَ (Baik)
سَفَرَ (Bepergian)
بَكَى (Menangis)
صَرَفَ (Memalingkan)
سَجَدَ (Sujud)
أَمَرَ (Memerintahkan)
حَدَثَ (Terjadi)
نَهَى (Melarang)
جَلَسَ (Duduk)
رَفَعَ (Mengangkat)
مَشَى (Berjalan)
فَصَلَ (Memisahkan)
بَلَغَ (Mencapai)
وَقَفَ (Berhenti)
وَجَدَ (Menemukan)
شَرِبَ (Minum)
قَالَ (Berkata)
قَطَعَ (Memotong)
سَتَرَ (Menutupi)
أَكَلَ (Makan)
نَزَعَ (Mencabut)
نَظَرَ (Memandang)
كَفَرَ (Mengingkari)
تَرَكَ (Meninggalkan)
ظَهَرَ (Tampak)
حَصَلَ (Tercapai)
عَرَفَ (Mengenal)
جَاءَ (Datang)
رَأَى (Melihat)
مَرَّ (Melewati)
ضَرَبَ (Memukul)
حَرُمَ (Haram)
قَرَأَ (Membaca)
دَلَّ (Menunjukkan)
كَتَبَ (Menulis)
رَضِيَ (Ridho)
بَاعَ (Menjual)
عَلِمَ (Mengetahui)
قَالَ (Berkata)
ذَهَبَ (Pergi)
سَأَلَ (Bertanya)
خَلَقَ (Menciptakan)
نَفَعَ (Bermanfaat)
عَمِلَ (Berbuat)
فَلَحَ (Beruntung)
كَذَبَ (Berbohong)
خَابَ (Rugi)
آمَنَ (Beriman)
أَرْسَلَ (Mengutus)
سَلَفَ (Berlalu)
Ikhwah fillah melanjutkan postingan sebelumnya, berikut ini daftar kosakata (mufrodat) dari huruf, semoga bermanfaat…
بَلْ (Bahkan)
لَمْ (Tidak)
ثُمَّ (Kemudian)
إِنَّ (Sesungguhnya)
أَنَّ (Sesungguhnya)
لَكِنَّ (Akan Tetapi)
إِذَنْ (Kalau Begitu)
كَيْ (Supaya)
هَلْ (Apakah)
قَدْ (Sesungguhnya)
اَلسِّيْنُ (Kelak) (Maksudnya Huruf Sin)
سَوْفَ (Kelak)
لَمَّا (Belum)
مُنْذُ (Sejak)
لَيْتَ (Seandainya)
مُنْذُ (Sejak)
خَلاَ (Kecuali)
عَدَا (Kecuali)
حَاشَا (Kecuali)
كَأَنَّ (Seakan-akan)
لَعَلَّ (Bisa Jadi)
لاَ (Tidak)
ياَ (Wahai)
أَيَّا (Wahai)
هَيَّا (Wahai)
إِنْ (Jika)
اَلْفَاءُ (Maka) (Maksudnya Huruf Fa)
مُذْ (Sejak)
اَلْبَاءُ (Dengan)
مِنْ (Dari)
إِلَى (Ke-)
عَنْ (Dari)
عَلَى (Di atas)
فِى (Di dalam)
رُبَّ (Sedikit)
اَللاَّمُ (Milik) ((Maksudnya Huruf Lam)
اَلْوَاوُ (Dan) (Maksudnya Huruf Wau)
أَوْ (Atau)
اَلْكَافُ (Seperti) (Huruf Kaf)
حَتَّى (Sampai)
أَنْ (Supaya)
لَنْ (Tidak akan)
USLUB
Sebelumnya = من قبلُ
Contoh:
هل سبق ودرستم هذه المادة من قبل؟
Apa kalian pernah belajar mata kuliah ini sebelumnya?
هذه المدينة أجمل مما تصورت من قبل
Kota ini lebih indah dari yang sebelumnya saya bayangkan.
درسنا اليوم له علاقة بالدروس التي درسنا من قبل
Pelajaran kita hari ini sangat berkaitan dengan apa yg kita pelajari sebelumnya.
التقينا وتعارفنا من قببل
Kami sudah bertemu dan berkenalan sebelumnya.
البحث الجيد يعالج ما لم يعالَج من قبل
Penelitian yang baik itu membahas apa yang belum dibahas sebelumnya.
Seringkali : كثيرا ما
Contoh:
كثيرا ما نشتري أشياء لا نحتاج إليها فعلا
Seringkali kita membeli sesuatu yang tidak benar-benar kita butuhkan.
الأشياء التي اشترينا كثيرا ما ليست ما نحتاج إليها فعلا
Barang-barang yang kita beli seringkali bukan yang benar-benar kita bituhkan.
كثيرا ما نفعل شيئا نعرف أنه غير مهم
Seringkali kita mengerjakan sesuatu yang kita tahu itu gak penting.
كثيرا ما نكرر الأخطاء التي سبق وارتكبناها من قبل
Seringkali kita mengulangi kesalahan yang pernah kita lakukan sebelumnya.
كثيرا ما يخالف كلامنا ما في قلوبنا
Seringkali apa yang kita ucapkan berbeda dengan apa yg ada dalam hati.
Tentu : بالطبع
Contoh:
أنا بالطبع موافق
Tentu saya setuju
بالطبع العربية ضرورية لمن يريد فهم القرآن
Tentu bahasa arab sangat vital bagi yang ingin paham al-Qur’an.
أنا معك بالطبع
Saya tentu mendukungmu.
طلب العلم بالطبع تشترط الاجتهاد والصبر
Menuntut ilmu tentu membutuhkan kesungguhan dan kesabaran.
بالطبع لن أنساك
Saya tentu tidak akan melupakanmu.
بالطبع لا يتخرج إلا من اجتاز جميع المواد
Tentu, yang tamat hanya yang sudah lulus semua mata kuliah.
Jarang sekali : نادرا ما
Contoh:
هي جميلة ولكن نادرا ما تبتسم
Dia cantik, tapi jarang sekali tersenyum
نحن أخوان شقيقان ولكن نادرا ما نلتقي أو نتواصل
Kami berdua saudara kandung, tapi jarang sekalai kami bertemu atau saling kontak.
نلتقي كل يوم ولكن نادرا ما نتحدث عن السياسة
Kami bertemu setiap hari, tapi jarang sekali kami bicara politik.
بعد وفاة والديه نادرا ما يرجع إلى هذه القرية
Setelah kedua orang tuanya meninggal, jarang sekali ia pulang ke desa ini.
نادرا ما نتعشى خارج البيت
Jarang sekali kami makan malam di luar
نادرا ما تخرج الطالب من هذه الجامعة بامتياز
Jarang sekali mahasiswa tamat dari kampus ini dengan cumlaude.
نادرا ما يتأخر هذا الأستاذ
Jarang sekali Ustadz itu terlambat.
Seperti biasa = كالعادة
Contoh:
في شهر رمضان تسير الدراسة كالعادة
Pada bulan Ramadhan perkuliahan berjalan seperti biasa.
كالعادة ذهبت إلى الجامعة بعد تناول الفطور مع والدي
Seperti biasa, saya berangkat kuliah setelah sarapan dengan kedua orangtuaku.
كالعادة يبتسم ويسلم على من يلقاه
Seperti biasa, dia tersenyum dan menyalami siapapun yang dia temui.
الدراسة تبدأ كالعادة في الساعة السابعة والنصف
Perkuliahan seperti biasa dimulai jam 7.30.
كالعادة يجمع أهل القرية في المسجد قبيل الإفطار.
Seperti biasa, warga kampung berkumpul di masjid menjelang buka puasa.
Kecuali : ما عدا
Contoh:
نجح جميع طلاب دفعتنا ما عدا طالبين
Semua siswa angkatan kami lulus kecuali dua orang.
المكتبة مفتوحة كل يوم ما عدا يوم الجمعة
Perpustakaan buka setiap hari kecuali hari Jumat.
أجب عن جميع هذه الأسئلة ما عدا السؤالين الأخيرين
Jawablah semua pertanyaan itu, kecuali dua pertanyaan terakhir.
انهارت بيوت قريتنا بسبب الزلزال ما عدا بيتين
Rumah-rumah di desa kami roboh karena gempa kecuali dua rumah.
قد اجتاز جميع المواد إلا مادتين
Dia sudah lulus semua mata kuliah kecuali dua.
معلمو معهدنا متزوجون ما عدا معلمين
Guru guru pesantren kami sudah menikah kecuali dua orang.
Berturut-turut : على التوالي
Contoh:
فاز ريال مدريد بكأس الأذنين ثلاث مرات على التوالي
Real madrid juara liga champion tiga kali berturut-turut.
حدثت الفيضانات بعد نزول المطر خمسة أيام على التوالي
Banjir datang setelah hujan turun lima hari berturut-turut.
سهر لأجل إكمال بحثه ليلتين على التوالي
Untuk menyelesaikan skripsinya ia tidak tidur dua malam berturut-turut.
غاب بسبب مرضه عن عشر محاضرات على التوالي
Karena sakit, Dia gak masuk kuliah sepuluh pertemuan berturut-turut
تولى الرئاسة لفترتين على التوالي
Dia menjabat ketua dua periode berturut-turut.
Sebenarnya : في الحقيقة
Contoh:
في الحقيقة اللغة العربية سهلة
Sebenarnya bahasa Arab itu mudah.
أنا في الحقيقة غير موافق
Saya sebenarnya tidak setuju.
في الحقيقة لا يفترض أن ندفع
Sebenarnya kamu tidah harus membayar
الطلاب في الحقيقة يتمنون العطلة اليوم
Anak2 sebenarnya berharap hari ini libur.
في الحقيقة هي تحبني ولكنها لا تحب أن تخالف أمها
Dia sebenarnya mencintaiku, tapi dia tidak mau berselisih dengan ibunya.
Betapa = كَم
Contoh:
كم أحبك
Betapa aku mencintaimu
كم أسعد بحضورك
Betapa aku bhagia dengan kehadiranmu
كم ندمت على ما فعلت
Betapa aku menyesali perbuatanku.
كم أخاف أن أفقدك
Betapa aku takut kehilangan kamu
كم أخشى عليك
Betapa aku mengkhawatirkanmu.
Kebetulan = صادف / بالمصادفة
Contoh
النجاح لا يأتي بالمصادفة
Kesuksesan tidak datang secara kebetulan
بالمصادفة كنت في البيت عندما جاؤوا للزيارة
Kebetulan saya di rumah saat mereka berkunjung
صادف أن كنت في البيت عندما جاؤوا للزيارة
Kebetulan saya di rumah saat mereka berkunjung
بالمصادفة كان أبوها زميل أبي
Kebetulan Bapaknya adalah teman Ayahku.
صادف أن كان أبوها زميل أبي
Kebetulan Bapaknya adalah teman Ayahku
فقدت هاتفي فمن صادف رؤيته فليتصل بي
Saya kehilangan HP, siapa yg kebetulan melihatnya tolong kontak saya.
Benar (kan) ? = أليس كذلك
Contoh:
غبت بالإمس، أليس كذلك؟
Kamu kemarin gak masuk. Benar, kan?
كنت تمزح، أليس كذلك؟
Kamu tadi bercanda, kan?
أنت من إندونيسيا، أليس كذلك؟
Anda dari Indonesia, kan?
اليوم يوم الثلاثاء، أليس كذلك؟
Sekarang hari Selasa, kan?
هذه صورة أبيك، أليس كذلك
Ini foto ayahmu, kan?
Beruntunglah = طوبى ل
طوبى لمن نشأ في أسرة متدين
Beruntunglah orang yang tumbuh di keluarga yang agamis.
طوبى لمن تابع محاضراته على اليوتوب
Beruntunglah orang yang mengikuti ceramah2 beliau di youtube
العربية لغة القرآن فطوبى لمن أجادها
Bahasa Arab adalah bahasa alQuran, maka beruntunglah org yang menguasainya.
المعهد بيئة تربوية إسلامية فطوبى لمن درس فيه
Pesantren adalah lingkungan pendidikan yang islami، maka beruntunglah yang belajar disana.
رمضان شهر عظيم فطوبى لمن أحسن صيامه وقيامه
Ramadhan adalah bulan agung, maka beruntunglah orang yang memanfaatkan siang dan malamnya dengan baik.
القرآن قانون الحياة فطوبى لمن عاش به حياته
AlQuran adalah tuntunan hidup, maka beruntunglah yang hidup dengannya.
Bayangkan = تخيل لو / أن
Contoh:
تخيل لو كانت الصلوات المكتوبة خمسين مرة في اليوم
Bayangkan kalau solat wajb itu 50 kali dalam sehari.
تخيل أنك ريس الدولة
Bayangkan bahwa kamu adalah presiden.
تخيلوا لو عشتم قبل الاستقلال
Bayangkan seandainya kalian hidup sebelum kemerdekaan.
تخيل لو كان في جيبك مليون دولار، ماذا تشتري؟
Bayangkan seandainya di kantongmu ada uang sejuta dolar, apa yg akan kamu beli?
تخيل لو نزل القرآن بلغة أخرى غير العربية
Bayangkan seandainya alQuran diturunkan bukan dalam bahasa Arab.
تخيل أن الموت يأتيك اليوم هل كسبت ما يكفي من الصالحات؟
Bayangkan bahwa kematian menjemputmu hari ini, apakah bekal amal solehmu sudah cukup?
تخيلوا لو لم يرسل إلينا الأنبياء والرسل
Bayangkan seandainya tidak diutus kepada kita para Nabi dan Rasul.
Bukankah? / Kan ? = (أليس (ب …
أليس بإمكانك أن تتصل بي؟
Bukankah kamu bisa meneleponku?
Kamu bisa meneleponku, kan?
ألست بالرئيس؟
Kamu ketuanya, kan?
Bukankah anda ketuanya?
أليست هذه الخدمة مجانية؟
Ini layanan gratis, kan?
Bukankah ini layanan gratis?
ألست بنفس المجموعة معك؟
Saya satu kelompok dengan kamu, kan?
Bukankah saya satu kelompok dengan kamu?
ألست بصائم؟
Kamu puasa, kan?
Bukankah kamu puasa?
Sayangnya = لسوء الحظ
Contoh:
الكتب في المعرض رخيصة بعض الشيء ولكن لسوء الحظ ما عندي ما يكفي من المبلغ
Buku2 di pameran agak murah, sayangnya, saya gak punya cukup uang.
جاء من بعيد لزيارتي ولكن لسوء الحظ لم أكن في البيت
Dia datang jauh2 untuk menjengukku, sayangnya, aku tidak di rumah.
كنت أود المشاركة ولكن لسوء الحظ انتهى موعد التسجيل
Saya mau ikut, sayangnya, pendaftaran sudah ditutup.
هذه الجامعة كبيرة ولكن لسوء الحظ ليس فيها قسم اللغة العربية
Kampus itu besar, sayangnya disitu tidak ada jurusan bahasa Arab.
كنت اريد أن أتصل بك ولكن لسوء الحظ فقدت رقمك
Tadi saya mau telepon kamu, tapi sayangnya, nomormu hilang.
دعَوتهم جميعا ولكن لسوء الحظ ما استجاب دعوتي إلا بعض منهم
Saya mengundang mereka semua. Sayangnya, hanya beberapa yang memenuhi undanganku.
Untungnya : لحسن الحظ
Contoh:
جئت متأخرا ولكن لحسن الحظ المحاضرة لم تبدأ
Saya datang terlambat, tapi untungnya, kuliah belum dimulai.
انقطع الكهرباء ولكن لحسن الحظ انتهيت من العمل
Listrik padam, tapi untungnya, saya sudah selesi kerja.
وردت في بحثي أخطاء كثيرة ولكن لحسن الحظ المناقشون لا يعرفونها
Skripsiku banyak salahnya, tapi untungnya, para penguji gak tahu.
لحسن الحظ الأستاذ سمحني بالدخول رغم تأخري
Untungnya, Ustadz mengizinkanku masuk walaupun aku terlambat.
رسبت في مادة واحدة هذا الفصل ولكنها لحسن الحظ ليست من المواد الأساسية
Semester ini saya gak lulus satu mata kiliah, tapi untungnya, itu bukan matkul inti.
العمل هنا متعب جدا إلا أن الراتب كبير لحسن الحظ
Kerja disini capek sekali. Cuma untungnya, gajinya besar.
الطفل عبر الشارع فجأة ولكن لحسن الحظ لم تمر حينذاك سيارة ولا دراجة نارية.
Anak itu tiba2 menyeberang jalan. Untungnya, saat itu tidak ada mobil atau motor yang lewat.
Apakah belum /Bukankah sudah =
أما +فعل ماض / ألم + فعل مضارع
Contoh:
أما سددت الدين؟
ألم أسدد الدين؟
Apakah aku belum membayar hutangku?
Bukankah aku sudah bayar hutangku?
أما بدأ الدرس؟
ألم يبدأ الدرس؟
Apakah pelajaran belum dimulai?
Bukankah pelajaran sudah dimulai?
أما قلت لماذا غبت؟
ألم أقل لماذا غبت؟
Apa aku belum bilang kenapa aku tdk datang?
Bukankah aku udh bilang knp aku tdk datang?
أما عرفت أني مشغول؟
ألم تعرف أني مشغول؟
Apa kamu belum tahu bahwa aku sibuk?
Bukankah kamu sudah tahu bahwa aku sibuk?
أما شرح الأستاذ هذا الدرس؟
ألم يشرح الأستاذ هذا الدرس؟
Apa Ustad blm menjelaskan pelajaran ini?
Bukankah Ustadz sdh menjelaskan pelajaran ini?
Akhir-akhir ini / Belakangan ini = مؤخرا (Muakkharan)
Contoh:
تأسست مؤخرا مراكز حفظ القرآن في كل مكان
Akhir-akhir ini, muncul pusat-pusat tahfidz al-Qur’an dimana-mana.
حدثت مؤخرا أنواع من الكوارث الطبيعية
Belakangan ini, terjadi berbagai macam bencana alam.
انقطع الكهرباء مؤخرا شبه يومي
Akhir-akhir ini, listrik padam hampir tiap hari.
رأيته مؤخرا ينفرد كثيرا
Belakangan ini, saya lihat dia sering menyendiri.
ارتفعت الأسعار مؤخرا بجنون
Akhir-akhir ini, harga-harga naik gila-gilaan.
Barusan / Baru saja = قبل قليل
Contoh:
اتصلت به قبل قليل، هو قادم إلى الجامعة
Barusan saya meneleponnya, dia OTW kampus.
أعلنت الحكومة قبل قليل أن غدا عيد الفطر
Pemerintah baru saja mengumumkan bahwa besok Idul Fitri.
(ini contoh, lo ya…)
رأيته قبل قليل مارا أمام الفصل
Saya baru saja melihat dia lewat di depan kelas.
أخبرني قبل قليل أن أباه توفي
Barusan dia mengabari saya bahwa ayahnya meninggal.
جئت قبل قليل من المكتبة
Saya baru saja dari perpustakaan.
كان قبل قليل معنا هنا
Barusan dia bersama kami disini.
المباراة بدأت قبل قليل
Pertandingannya baru saja mulai.
أنا لا أفهم ما قلت قبل قليل
Saya gak paham apa yang barusan anda katakan
Sebentar lagi = بعد قليل
Contoh:
يرن جرس الاستراحة بعد قليل
Bel istirahat akan berbunyi sebentar lagi.
يأتي بعد قليل ضيوفنا فاستعدوا لاستقبالهم
Sebentar lagi tamu kita datang, bersiaplah menyambutnya.
يرفع بعد قليل أذان المغرب فاصبر يا ولدي
Sebentar lagi azan Maghrib bekumandang. Sabar ya, Nak.
بعد قليل يصل القطار إلى المحطة الذي ننزل فيها
Sebentar lagi kereta akan sampai di stasiun tempat kita turun.
موعد الإفطار بعد قليل
Waktu berbuka sebentar lagi
KOSA KATA/ UNGKAPAN PENTING TERKAIT VIRUS CORONA
أهم المفردات استخداما بمرض كورونا
فيروس = virus
كوفيد-19 = covid-19
كورونا المستجد = corona
إصابات بفيروس = infeksi virus
الحالات الإيجابية = kasus positif
المصاب = suspect
وباء عالمي = pandemik global
انتشار = penyebaran
المخاوف = ketakutan
إجراءات احترازية= tindakan pencegahan
إجراءات مشددة = prosedur ketat
خطر العدوى = resiko infeksi
الكشف الحراري = deteksi termal
العزل = isolasi
التعقيم = sterilisasi
حجر صحي = karantina
المنع = blokir
لقاح = vaksin
الحمى = demam
السعال = batuk
ضيق التنفس = sesak nafas
نزلات البرد = pilek
العطاس = bersin
الجهاز التنفسي = sistem pernafasan
الأمراض المعدية = penyakit menular
عدد القتلى = korban tewas
تشديد الرقابة = pengetatan kontrol
حالة الطوارئ = kondisi darurat
الضرورة = genting
تعطيل الدراسة = nonaktif pembelajaran
كمامة = masker
عدم التجمع = menghindari kerumunan
التباعد الاجتماعي = social distancing
معقم اليدين = hand sanitizer
الاغماء = pingsan
التعافى = pemulihan
التغسيل = mencuci
اللمس = menyentuh
مخالطة = kontak
المصافحة = berjabat tangan
العناق = pelukan
الأماكن المغلقة = ruang tertutup
بكتيريا = bakteri
الوقاية = pencegahan
الحماية = perlindungan
تأجيل = penundaan
التوعية = penyadaran
المتابعة = tindak lanjut
إغلاق = lockdown
حتى إشعار آخر = sampai pemberitahuan lebih lanjut
إجراءات إضافية= tindakan tambahan
Masih Belum : لَمْ … بَعَدْ
Contoh:
ْانْتَظَرْنَا نِصَفَ سَاعَةٍ وَلكِن الأسْتاُذ لَمْ يَأتِ بَعَد
Kami sudah menunggu setengah jam, tapi Ustadznya masih belum datang
ُحَتَّى الآنَ لَمْ يُكتَشَف بَعَدْ مَنْ القَاتِلُ
Sampai sekarang masih belum terungkap siapa pembunuhnya.
ْانْتَهَيْتُ مِنَ البَحْثِ وَلَكِنْ لَمْ يَكْتَمِلْ بَعَد
Skripsiku sudah selesai, tapi masih belum sempurna
ْبَدَأَ يَتَكَلَّمُ بِاللغَةِ العَرَبيَّةِ وَلَكِنْ لّمْ يَتَعَوَّدْ بَعَد
Dia mulai berbicara bahasa Arab, tapi masih belum terbiasa
ْحَاوَلْتُ مِرَارًا وَلكِنْ لَمْ أنْجَحْ بَعَد
Saya sudah mencoba berulang kali, tapi masih belum berhasil.
Baru-baru ini = حَدِيْثًا
Contoh:
ما اسْمُ السِّياسِيِّ المَسجُونِ حَدِيثًا بِتُهْمَةِ الرِّشْوَةِ؟
Siapa nama politisi yg baru-baru ini dipenjara karna tuduhan korupsi?
أبُوْهَا هُوَ الوَزِيرُ الذي اسْتَقَالَ حَديثا
Bapaknya adalah menteri yang mengundurkan diri baru-baru ini.
أصْدَرَتْ الحُكُوْمَةُ حديثا قَانُونَ نَشْرِ المَعْلُوْماتِ عَلى شَبَكَاتِ التَّوَاصُلِ الاِجْتِماعِي
Baru-baru ini pemerintan mengeluarkan undang-undang ttg penyebaran informasi di jejaring sosial.
ِأصَدَرَتْ شَرِكَةُ سَامْسُونج حديثا أحْدَثَ أنْواعِ الهَوَاتِفِ الذَّكِيَّة
Samsung baru-baru ini meluncurkan produk smartphone terbaru.
ِاُكْتُشِفَ حديثا أنَّ خَمْسِيْن فِي المائة مِنْ شَبابِ المُدُنِ الكَبِيْرةِ مَارَسُوا العَلاقاتِ الجِنْسِيَّةِ قَبْلَ الزَّواج
Baru-baru ini terungkap bahwa 50% dari pemuda kota-kota besar telah melakukan hubungan seks di luar nikah.
ِوُقِّعَتْ حديثا مُذّكِّرَةُ التَّعَاوُنِ بَيْنَ إندونيسيا والدُّوَلِ المُجاوِرَة
Baru-baru ini telah ditandatangani nota kerjasama antara indonesia dengan negara-negara tetangga.
Asalkan : ْشَرْطا أن
Contoh:
ًسَأَحْضُرُ شرطا أن تَنْتَهِيَ الحَفْلةُ قَبْلَ التَاسِعَةِ لَيْلا
Saya akan datang, asalkan acaranya selesai sebelum jam 9 malam
أُعِيْرُكَ هذا الكِتَابَ شرطا أن تَرُدهُ إليَّ غَدًا
Saya pinjamin buku ini, asalkan kamu kembalikan besok
ًآكُلُ كُلَّ شَيْءِ شرطا أن يَكُوْنَ حَلاَل
Saya makan apa saja asalkan halal
لا يَهُمُّنِي أيْن أسْكُنُ شرطا أنْ تَكُوْنَ مَعِي
Saya tidak masalah tinggal dimana, asalkan kamu bersamaku
َافْعَلْ مَا شِئْتَ شرطا ألاَّ تُؤْذِي غَيْرَك
Lakukan apa yang kamu mau, asalkan tidak menyakiti orang lain.
Pada akhirnya : ِفِي النِّهَايَة
Contoh:
في النهاية لَيْسَ كُلُّ هَذا إلاَّ لُعْبَة
Pada akhirnya, semua ini hanyalah permainan
ٍفي النهاية إلَيْهِ يَرْجِعُ كُلُّ شَيء
Pada akhirnya, semua akan kembali kepada-Nya.
ِالحَياةُ في النهاية تَنْتَهِي بِالمَوْت
Hidup pada akhirnya berujung pada kematian.
َفي النهاية المَالُ لاَ يَضْمَنُ السَّعَادَة
Harta, pada akhirnya, tidak menjamin kebahagiaan.
في النهاية كُلُّنَا نَرْجِعُ إلَيْهِ.
Pada akhirnya, kita semua akan kembali kepada-Nya.
Pada awalnya : ِفِي البِدَايَة
Contoh:
ًفِي البداية كَانَتْ عَلاقَتُنَا جَيِّدَ
Pada awalnya hubungan kami baik.
ظَنَنْتُ في البداية أنَّهُ أُسْتَاذُنَا
Pada awalnya saya kira dia guru kami.
في البداية كانَ عَدَدُ المُشارِكِيْنَ كِيِبْرًا
Pada awalnya jumlah perserta banyak.
َكُنْتُ في البداية لاَ أُحِبُّ اللغَةَ العَرَبِيَّة
Pada awalnya saya tidak suka bahasa Arab.
ٌهَذا المَسْجِدُ الكَبِيْرُ كانَ في البداية مُصَلَّى صَغِيْر
Masjid besar ini pada awalnya adalah musolla kecil.
Walaupun : مهما كان
Contoh
سأشْتَرِي هذا الكتابَ مَهْما كان غاليا
Saya akan beli buku ini walaupun mahal.
مهما كنت غَنِيا لن تستطيع أن تشتري حبا
Walaupun kamu kaya, kamu tak bisa membeli rasa cinta.
سأزور بيتك مهما كان بعيدا
Saya akan berkunjung ke rumahmu walaupun jauh.
مهما كانت العربية صعبة أحب تعلمها
Walaupun Bahasa Arab itu sulit, saya suka mempelajarinya.
المخدرات تبقى حراما مهما كانت قليلة
Narkoba itu tetap haram walaupun sedikit.
Berapapun : مهما كان
Contoh:
سأشتري هذا الكتاب مهما كان ثمنه
Saya akan beli buku ini berapapun harganya.
أريد أن أعمل معلما مهما كان الراتب
Saya mau bekerja sebagai guru, berapapun gajinya.
سأواجههم منفردا مهما كان عددهم
Saya akan mengahadapi mereka sendirian, berapapun jumlah mereka.
أحبك مهما كان عمرك
Aku mencintaimu, berapapun usiamu.
الدين يجب سداده مهما كانت قيمته
Hutang harus dibayar, berapapun nilainya.
Seperti biasa = كالعادة
Contoh:
في شهر رمضان تسير الدراسة كالعادة
Pada bulan Ramadhan perkuliahan berjalan seperti biasa.
كالعادة ذهبت إلى الجامعة بعد تناول الفطور مع والدي
Seperti biasa, saya berangkat kuliah setelah sarapan dengan kedua orangtuaku.
كالعادة يبتسم ويسلم على من يلقاه
Seperti biasa, dia tersenyum dan menyalami siapapun yang dia temui.
الدراسة تبدأ كالعادة في الساعة السابعة والنصف
Perkuliahan seperti biasa dimulai jam 7.30.
كالعادة يجمع أهل القرية في المسجد قبيل الإفطار.
Seperti biasa, warga kampung berkumpul di masjid menjelang buka puasa.
Kecuali : ما عدا
Contoh:
نجح جميع طلاب دفعتنا ما عدا طالبين
Semua siswa angkatan kami lulus kecuali dua orang.
المكتبة مفتوحة كل يوم ما عدا يوم الجمعة
Perpustakaan buka setiap hari kecuali hari Jumat.
أجب عن جميع هذه الأسئلة ما عدا السؤالين الأخيرين
Jawablah semua pertanyaan itu, kecuali dua pertanyaan terakhir.
انهارت بيوت قريتنا بسبب الزلزال ما عدا بيتين
Rumah-rumah di desa kami roboh karena gempa kecuali dua rumah.
قد اجتاز جميع المواد إلا مادتين
Dia sudah lulus semua mata kuliah kecuali dua.
معلمو معهدنا متزوجون ما عدا معلمين
Guru guru pesantren kami sudah menikah kecuali dua orang.
Berturut-turut : على التوالي
Contoh:
فاز ريال مدريد بكأس الأذنين ثلاث مرات على التوالي
Real madrid juara liga champion tiga kali berturut-turut.
حدثت الفيضانات بعد نزول المطر خمسة أيام على التوالي
Banjir datang setelah hujan turun lima hari berturut-turut.
سهر لأجل إكمال بحثه ليلتين على التوالي
Untuk menyelesaikan skripsinya ia tidak tidur dua malam berturut-turut.
غاب بسبب مرضه عن عشر محاضرات على التوالي
Karena sakit, Dia gak masuk kuliah sepuluh pertemuan berturut-turut
تولى الرئاسة لفترتين على التوالي
Dia menjabat ketua dua periode berturut-turut.
Sebenarnya : في الحقيقة
Contoh:
في الحقيقة اللغة العربية سهلة
Sebenarnya bahasa Arab itu mudah.
أنا في الحقيقة غير موافق
Saya sebenarnya tidak setuju.
في الحقيقة لا يفترض أن ندفع
Sebenarnya kamu tidah harus membayar
الطلاب في الحقيقة يتمنون العطلة اليوم
Anak2 sebenarnya berharap hari ini libur.
في الحقيقة هي تحبني ولكنها لا تحب أن تخالف أمها
Dia sebenarnya mencintaiku, tapi dia tidak mau berselisih dengan ibunya.
Betapa = كَم
Contoh:
كم أحبك
Betapa aku mencintaimu
كم أسعد بحضورك
Betapa aku bhagia dengan kehadiranmu
كم ندمت على ما فعلت
Betapa aku menyesali perbuatanku.
كم أخاف أن أفقدك
Betapa aku takut kehilangan kamu
كم أخشى عليك
Betapa aku mengkhawatirkanmu.
Kebetulan = صادف / بالمصادفة
Contoh
النجاح لا يأتي بالمصادفة
Kesuksesan tidak datang secara kebetulan
بالمصادفة كنت في البيت عندما جاؤوا للزيارة
Kebetulan saya di rumah saat mereka berkunjung
صادف أن كنت في البيت عندما جاؤوا للزيارة
Kebetulan saya di rumah saat mereka berkunjung
بالمصادفة كان أبوها زميل أبي
Kebetulan Bapaknya adalah teman Ayahku.
صادف أن كان أبوها زميل أبي
Kebetulan Bapaknya adalah teman Ayahku
فقدت هاتفي فمن صادف رؤيته فليتصل بي
Saya kehilangan HP, siapa yg kebetulan melihatnya tolong kontak saya.
Benar (kan) ? = أليس كذلك
Contoh:
غبت بالإمس، أليس كذلك؟
Kamu kemarin gak masuk. Benar, kan?
كنت تمزح، أليس كذلك؟
Kamu tadi bercanda, kan?
أنت من إندونيسيا، أليس كذلك؟
Anda dari Indonesia, kan?
اليوم يوم الثلاثاء، أليس كذلك؟
Sekarang hari Selasa, kan?
هذه صورة أبيك، أليس كذلك
Ini foto ayahmu, kan?
Beruntunglah = طوبى ل
طوبى لمن نشأ في أسرة متدين
Beruntunglah orang yang tumbuh di keluarga yang agamis.
طوبى لمن تابع محاضراته على اليوتوب
Beruntunglah orang yang mengikuti ceramah2 beliau di youtube
العربية لغة القرآن فطوبى لمن أجادها
Bahasa Arab adalah bahasa alQuran, maka beruntunglah org yang menguasainya.
المعهد بيئة تربوية إسلامية فطوبى لمن درس فيه
Pesantren adalah lingkungan pendidikan yang islami، maka beruntunglah yang belajar disana.
رمضان شهر عظيم فطوبى لمن أحسن صيامه وقيامه
Ramadhan adalah bulan agung, maka beruntunglah orang yang memanfaatkan siang dan malamnya dengan baik.
القرآن قانون الحياة فطوبى لمن عاش به حياته
AlQuran adalah tuntunan hidup, maka beruntunglah yang hidup dengannya.
Bayangkan = تخيل لو / أن
Contoh:
تخيل لو كانت الصلوات المكتوبة خمسين مرة في اليوم
Bayangkan kalau solat wajb itu 50 kali dalam sehari.
تخيل أنك ريس الدولة
Bayangkan bahwa kamu adalah presiden.
تخيلوا لو عشتم قبل الاستقلال
Bayangkan seandainya kalian hidup sebelum kemerdekaan.
تخيل لو كان في جيبك مليون دولار، ماذا تشتري؟
Bayangkan seandainya di kantongmu ada uang sejuta dolar, apa yg akan kamu beli?
تخيل لو نزل القرآن بلغة أخرى غير العربية
Bayangkan seandainya alQuran diturunkan bukan dalam bahasa Arab.
تخيل أن الموت يأتيك اليوم هل كسبت ما يكفي من الصالحات؟
Bayangkan bahwa kematian menjemputmu hari ini, apakah bekal amal solehmu sudah cukup?
تخيلوا لو لم يرسل إلينا الأنبياء والرسل
Bayangkan seandainya tidak diutus kepada kita para Nabi dan Rasul.
Bukankah? / Kan ? = (أليس (ب …
أليس بإمكانك أن تتصل بي؟
Bukankah kamu bisa meneleponku?
Kamu bisa meneleponku, kan?
ألست بالرئيس؟
Kamu ketuanya, kan?
Bukankah anda ketuanya?
أليست هذه الخدمة مجانية؟
Ini layanan gratis, kan?
Bukankah ini layanan gratis?
ألست بنفس المجموعة معك؟
Saya satu kelompok dengan kamu, kan?
Bukankah saya satu kelompok dengan kamu?
ألست بصائم؟
Kamu puasa, kan?
Bukankah kamu puasa?
Sayangnya = لسوء الحظ
Contoh:
الكتب في المعرض رخيصة بعض الشيء ولكن لسوء الحظ ما عندي ما يكفي من المبلغ
Buku2 di pameran agak murah, sayangnya, saya gak punya cukup uang.
جاء من بعيد لزيارتي ولكن لسوء الحظ لم أكن في البيت
Dia datang jauh2 untuk menjengukku, sayangnya, aku tidak di rumah.
كنت أود المشاركة ولكن لسوء الحظ انتهى موعد التسجيل
Saya mau ikut, sayangnya, pendaftaran sudah ditutup.
هذه الجامعة كبيرة ولكن لسوء الحظ ليس فيها قسم اللغة العربية
Kampus itu besar, sayangnya disitu tidak ada jurusan bahasa Arab.
كنت اريد أن أتصل بك ولكن لسوء الحظ فقدت رقمك
Tadi saya mau telepon kamu, tapi sayangnya, nomormu hilang.
دعَوتهم جميعا ولكن لسوء الحظ ما استجاب دعوتي إلا بعض منهم
Saya mengundang mereka semua. Sayangnya, hanya beberapa yang memenuhi undanganku.
Untungnya : لحسن الحظ
Contoh:
جئت متأخرا ولكن لحسن الحظ المحاضرة لم تبدأ
Saya datang terlambat, tapi untungnya, kuliah belum dimulai.
انقطع الكهرباء ولكن لحسن الحظ انتهيت من العمل
Listrik padam, tapi untungnya, saya sudah selesi kerja.
وردت في بحثي أخطاء كثيرة ولكن لحسن الحظ المناقشون لا يعرفونها
Skripsiku banyak salahnya, tapi untungnya, para penguji gak tahu.
لحسن الحظ الأستاذ سمحني بالدخول رغم تأخري
Untungnya, Ustadz mengizinkanku masuk walaupun aku terlambat.
رسبت في مادة واحدة هذا الفصل ولكنها لحسن الحظ ليست من المواد الأساسية
Semester ini saya gak lulus satu mata kiliah, tapi untungnya, itu bukan matkul inti.
العمل هنا متعب جدا إلا أن الراتب كبير لحسن الحظ
Kerja disini capek sekali. Cuma untungnya, gajinya besar.
الطفل عبر الشارع فجأة ولكن لحسن الحظ لم تمر حينذاك سيارة ولا دراجة نارية.
Anak itu tiba2 menyeberang jalan. Untungnya, saat itu tidak ada mobil atau motor yang lewat.
Akhir-akhir ini / Belakangan ini = مؤخرا (Muakkharan)
Contoh:
تأسست مؤخرا مراكز حفظ القرآن في كل مكان
Akhir-akhir ini, muncul pusat-pusat tahfidz al-Qur’an dimana-mana.
حدثت مؤخرا أنواع من الكوارث الطبيعية
Belakangan ini, terjadi berbagai macam bencana alam.
انقطع الكهرباء مؤخرا شبه يومي
Akhir-akhir ini, listrik padam hampir tiap hari.
رأيته مؤخرا ينفرد كثيرا
Belakangan ini, saya lihat dia sering menyendiri.
ارتفعت الأسعار مؤخرا بجنون
Akhir-akhir ini, harga-harga naik gila-gilaan.
Barusan / Baru saja = قبل قليل
Contoh:
اتصلت به قبل قليل، هو قادم إلى الجامعة
Barusan saya meneleponnya, dia OTW kampus.
أعلنت الحكومة قبل قليل أن غدا عيد الفطر
Pemerintah baru saja mengumumkan bahwa besok Idul Fitri.
(ini contoh, lo ya…)
رأيته قبل قليل مارا أمام الفصل
Saya baru saja melihat dia lewat di depan kelas.
أخبرني قبل قليل أن أباه توفي
Barusan dia mengabari saya bahwa ayahnya meninggal.
جئت قبل قليل من المكتبة
Saya baru saja dari perpustakaan.
كان قبل قليل معنا هنا
Barusan dia bersama kami disini.
المباراة بدأت قبل قليل
Pertandingannya baru saja mulai.
أنا لا أفهم ما قلت قبل قليل
Saya gak paham apa yang barusan anda katakan
Sebentar lagi = بعد قليل
Contoh:
يرن جرس الاستراحة بعد قليل
Bel istirahat akan berbunyi sebentar lagi.
يأتي بعد قليل ضيوفنا فاستعدوا لاستقبالهم
Sebentar lagi tamu kita datang, bersiaplah menyambutnya.
يرفع بعد قليل أذان المغرب فاصبر يا ولدي
Sebentar lagi azan Maghrib bekumandang. Sabar ya, Nak.
بعد قليل يصل القطار إلى المحطة الذي ننزل فيها
Sebentar lagi kereta akan sampai di stasiun tempat kita turun.
موعد الإفطار بعد قليل
Waktu berbuka sebentar lagi
KOSA KATA/ UNGKAPAN PENTING TERKAIT VIRUS CORONA
أهم المفردات استخداما بمرض كورونا
Masih Belum : لَمْ … بَعَدْ
Contoh:
ْانْتَظَرْنَا نِصَفَ سَاعَةٍ وَلكِن الأسْتاُذ لَمْ يَأتِ بَعَد
Kami sudah menunggu setengah jam, tapi Ustadznya masih belum datang
ُحَتَّى الآنَ لَمْ يُكتَشَف بَعَدْ مَنْ القَاتِلُ
Sampai sekarang masih belum terungkap siapa pembunuhnya.
ْانْتَهَيْتُ مِنَ البَحْثِ وَلَكِنْ لَمْ يَكْتَمِلْ بَعَد
Skripsiku sudah selesai, tapi masih belum sempurna
ْبَدَأَ يَتَكَلَّمُ بِاللغَةِ العَرَبيَّةِ وَلَكِنْ لّمْ يَتَعَوَّدْ بَعَد
Dia mulai berbicara bahasa Arab, tapi masih belum terbiasa
ْحَاوَلْتُ مِرَارًا وَلكِنْ لَمْ أنْجَحْ بَعَد
Saya sudah mencoba berulang kali, tapi masih belum berhasil.
Masih Belum : لَمْ … بَعَدْ
Contoh:
ْانْتَظَرْنَا نِصَفَ سَاعَةٍ وَلكِن الأسْتاُذ لَمْ يَأتِ بَعَد
Kami sudah menunggu setengah jam, tapi Ustadznya masih belum datang
ُحَتَّى الآنَ لَمْ يُكتَشَف بَعَدْ مَنْ القَاتِلُ
Sampai sekarang masih belum terungkap siapa pembunuhnya.
ْانْتَهَيْتُ مِنَ البَحْثِ وَلَكِنْ لَمْ يَكْتَمِلْ بَعَد
Skripsiku sudah selesai, tapi masih belum sempurna
ْبَدَأَ يَتَكَلَّمُ بِاللغَةِ العَرَبيَّةِ وَلَكِنْ لّمْ يَتَعَوَّدْ بَعَد
Dia mulai berbicara bahasa Arab, tapi masih belum terbiasa
ْحَاوَلْتُ مِرَارًا وَلكِنْ لَمْ أنْجَحْ بَعَد
Saya sudah mencoba berulang kali, tapi masih belum berhasil.
Baru-baru ini = حَدِيْثًا
Contoh:
ما اسْمُ السِّياسِيِّ المَسجُونِ حَدِيثًا بِتُهْمَةِ الرِّشْوَةِ؟
Siapa nama politisi yg baru-baru ini dipenjara karna tuduhan korupsi?
أبُوْهَا هُوَ الوَزِيرُ الذي اسْتَقَالَ حَديثا
Bapaknya adalah menteri yang mengundurkan diri baru-baru ini.
أصْدَرَتْ الحُكُوْمَةُ حديثا قَانُونَ نَشْرِ المَعْلُوْماتِ عَلى شَبَكَاتِ التَّوَاصُلِ الاِجْتِماعِي
Baru-baru ini pemerintan mengeluarkan undang-undang ttg penyebaran informasi di jejaring sosial.
ِأصَدَرَتْ شَرِكَةُ سَامْسُونج حديثا أحْدَثَ أنْواعِ الهَوَاتِفِ الذَّكِيَّة
Samsung baru-baru ini meluncurkan produk smartphone terbaru.
ِاُكْتُشِفَ حديثا أنَّ خَمْسِيْن فِي المائة مِنْ شَبابِ المُدُنِ الكَبِيْرةِ مَارَسُوا العَلاقاتِ الجِنْسِيَّةِ قَبْلَ الزَّواج
Baru-baru ini terungkap bahwa 50% dari pemuda kota-kota besar telah melakukan hubungan seks di luar nikah.
ِوُقِّعَتْ حديثا مُذّكِّرَةُ التَّعَاوُنِ بَيْنَ إندونيسيا والدُّوَلِ المُجاوِرَة
Baru-baru ini telah ditandatangani nota kerjasama antara indonesia dengan negara-negara tetangga.
Asalkan : ْشَرْطا أن
Contoh:
ًسَأَحْضُرُ شرطا أن تَنْتَهِيَ الحَفْلةُ قَبْلَ التَاسِعَةِ لَيْلا
Saya akan datang, asalkan acaranya selesai sebelum jam 9 malam
أُعِيْرُكَ هذا الكِتَابَ شرطا أن تَرُدهُ إليَّ غَدًا
Saya pinjamin buku ini, asalkan kamu kembalikan besok
ًآكُلُ كُلَّ شَيْءِ شرطا أن يَكُوْنَ حَلاَل
Saya makan apa saja asalkan halal
لا يَهُمُّنِي أيْن أسْكُنُ شرطا أنْ تَكُوْنَ مَعِي
Saya tidak masalah tinggal dimana, asalkan kamu bersamaku
َافْعَلْ مَا شِئْتَ شرطا ألاَّ تُؤْذِي غَيْرَك
Lakukan apa yang kamu mau, asalkan tidak menyakiti orang lain.
Pada akhirnya : ِفِي النِّهَايَة
Contoh:
في النهاية لَيْسَ كُلُّ هَذا إلاَّ لُعْبَة
Pada akhirnya, semua ini hanyalah permainan
ٍفي النهاية إلَيْهِ يَرْجِعُ كُلُّ شَيء
Pada akhirnya, semua akan kembali kepada-Nya.
ِالحَياةُ في النهاية تَنْتَهِي بِالمَوْت
Hidup pada akhirnya berujung pada kematian.
َفي النهاية المَالُ لاَ يَضْمَنُ السَّعَادَة
Harta, pada akhirnya, tidak menjamin kebahagiaan.
في النهاية كُلُّنَا نَرْجِعُ إلَيْهِ.
Pada akhirnya, kita semua akan kembali kepada-Nya.
Pada awalnya : ِفِي البِدَايَة
Contoh:
ًفِي البداية كَانَتْ عَلاقَتُنَا جَيِّدَ
Pada awalnya hubungan kami baik.
ظَنَنْتُ في البداية أنَّهُ أُسْتَاذُنَا
Pada awalnya saya kira dia guru kami.
في البداية كانَ عَدَدُ المُشارِكِيْنَ كِيِبْرًا
Pada awalnya jumlah perserta banyak.
َكُنْتُ في البداية لاَ أُحِبُّ اللغَةَ العَرَبِيَّة
Pada awalnya saya tidak suka bahasa Arab.
ٌهَذا المَسْجِدُ الكَبِيْرُ كانَ في البداية مُصَلَّى صَغِيْر
Masjid besar ini pada awalnya adalah musolla kecil.
Walaupun : مهما كان
Contoh
سأشْتَرِي هذا الكتابَ مَهْما كان غاليا
Saya akan beli buku ini walaupun mahal.
مهما كنت غَنِيا لن تستطيع أن تشتري حبا
Walaupun kamu kaya, kamu tak bisa membeli rasa cinta.
سأزور بيتك مهما كان بعيدا
Saya akan berkunjung ke rumahmu walaupun jauh.
مهما كانت العربية صعبة أحب تعلمها
Walaupun Bahasa Arab itu sulit, saya suka mempelajarinya.
المخدرات تبقى حراما مهما كانت قليلة
Narkoba itu tetap haram walaupun sedikit.
Berapapun : مهما كان
Contoh:
سأشتري هذا الكتاب مهما كان ثمنه
Saya akan beli buku ini berapapun harganya.
أريد أن أعمل معلما مهما كان الراتب
Saya mau bekerja sebagai guru, berapapun gajinya.
سأواجههم منفردا مهما كان عددهم
Saya akan mengahadapi mereka sendirian, berapapun jumlah mereka.
أحبك مهما كان عمرك
Aku mencintaimu, berapapun usiamu.
الدين يجب سداده مهما كانت قيمته
Hutang harus dibayar, berapapun nilainya.